Kamis, 29 September 2011

hello world!

hello world!
how's your life there?

Perkara skripsi akhirnya telah mengalami antiklimaks. Seminggu yang lalu sidang pun berhasil ku lewati dengan selamat tanpa celaka suatu apa pun. Alhamdulillah. Giliran fokus galau kehidupan relasi dengan manusia-manusia di Jogja yang semakin hari membuatku semakin nelangsa menghadapi perpisahan yang kian dekat.

Yeah, setiap perpisahan selalu berhasil membuat kita tegar dari sebelumnya. Perpisahaan mengenalkan kita pada berharganya waktu saat-saat bersama, perpisahan menorehkan secarik kenangan yang bisa kita nikmati kapan saja setelahnya. Perpisahaan memuja sedih yang berkepanjangan namun menawarkan kita dengan lembar kehidupan yang baru.

Jika kita takut dengan perpisahaan seumur hidup kita akan terpuruk dan menolak masa depan. Kita tahu, hidup tidak cuma sampai hari ini, begitu pun aku. Hidup tak berhenti sampai di sini, sampai di Jogja, sampai pada tertawa dengan teman-teman, tidak juga saat wisuda nanti.

Ada waktu yang pantas dijelang, pantas disambut oleh rasa haru masa lalu..
Well, aku pun tak pernah tahu seperti apa jadinya besok ketika aku harus meninggalkan Jogjakarta penuh cinta ini (uhuk).
Pilihan terbaik memang bukan bekerja menurutku, bekerja di Indonesia akan terus menorehkan luka untuk ku, mengingat hal-hal apa yang masih bisa dijamah namun tak kuasa hati menautkan waktunya.
Aku lebih memilih revolusi pergi sejauh-jauhnya dari Indonesia, untuk memulai hidup yang benar-benar baru. Semoga saja bisa.

Satu hal lagi yang begitu mengganjal hatiku saat ini. Ya tentang kamu.
Bisakah aku terus bersamamu? egois, memang. Tapi itu bukan opsi untuk mu. Aku tak kan pernah meminta kembali seluruh pengorbananku pada mu, tidak juga memohon mu selalu dengan ku. Tapi tolong beri aku sinyal ketika kamu tak ingin lagi bersamaku.
Terima kasih bijaksana, aku harus catat, aku salah satu orang yang menghargaimu saat kapan pun :)
Bahkan saat kau memilih untuk meninggalkanku

Jumat, 24 Juni 2011

Emosi

Sekali lagi, perasaan seperti ini begitu menyakitkan. Entah apa, setiap ingat pasti membuatku ingin menangis. Kelu. Begitulah. Bimbang selalu membuat ku ingin menangis.
Coelho dalam Sang Alkemis-nya pernah mengatakan: “hidup dimulai dengan keberuntungan si pemula, dan diakhiri dengan perjuangan si pemenang”. Itulah yang ku iyakan saat ini. Semakin hari ujian semakin sulit, tahap tersulit yang dulu kita lalui mungkin hanya level satu bila dibandingkan dengan sekarang yang sudah pada level 7 atau 8. Begitulah. Hidup selalu menguji hati yang kuat, yang tegar, dan yang tidak mudah menyerah.
Bimbang.

Aku ingin pulang ketika tempatku bukanlah sebagaimana rumah yang memberi ketenangan, rasa aman dan tentram. Bukan rumah yang membuatku selalu terjaga di saat mata seharusnya terlelap. Rumah yang ingin selalu ku tuju ketika aku berjalan terlalu jauh di luar hingga merasa letih dan perlu beristirahat. Tapi sayang, aku tidak bisa pulang, aku tidak bisa egois saat ini. Aku perlu bersabar untuk beberapa waktu. Tidak lama, ku harap. Semoga saja.

Dulu aku selalu percaya kekuatan intuisi. Lakukan apa yang ingin kau lakukan. Begitulah. Tapi seiring hari ku menua, aku mulai memikirkan banyak hal lain, setidaknya hukum kausalitas dan pertimbangan-pertimbangan. Aku merasa menciut dari hari ke hari. Bahkan saat di mana aku seharusnya merasa lebih kuat, kini aku malah merasa makin tak berdaya. Aku pernah melalui yang lebih sulit, tapi mungkin kali ini adalah yang tersulit.

Sekarang aku tidak bisa jika tidak menangis. Ku mohon, berhentilah waktu untuk sejenak. Aku ingin semuanya kosong. Freeze. Dan lihat apa yang terjadi setelahnya. Aku ingin lima menit. Dan menyaksikan Tuhan menciptakan takdir macam apa.

Emosi, sungguh hal luar biasa yang Tuhan ciptakan selain alam semesta.

Sabtu, 28 Mei 2011

it's a gift for you, my birthday boy!

I Love You
by Monita Tahalea


"Like a tears in the sand,
you put my life in your hand,
I know I will lost without you
Knowing that you are mine
It makes my life feels complete
Love will stay and find a way
Love will bright you through a day
I love you, you know it’s true
Loving you
Loving you
Loving you..
"


First of all, I want to say how much I love you. Though you knew I never ever could explain my feeling for you.
In the middle of being a loser on your birthday, who can not say to you a happy birthday and see your smile wherever you are, I'm just sitting and writing here, thinking of you.
I'm the one who never let you feel lonesome when you ought to thankful for your life worthwhile.
If I could sing for you, so I would.
If I could stand by your side, so I would.
but now, I'm not.
I'm sorry for this, hope next time I've a chance, much and much time to spend with you.

the second song "Kisah Indah" from Monita Tahalea is dedicated for you too :)

"Seperti matahari, semasa menyinari
Kelam berlalu, terangi bahagia yang ku tunggu
Seperti kau di hati, selama ku menanti
Tak ada lagi, keraguan diri yang menguji

Walau hari, tak selalu indah berseri
Jangan berhenti kau yakinkan pasti cinta ini

Kau kan kembali membawa cahaya hidup ini
Walau dunia tak selalu indah surgawi
Jangan berhenti kau yakinkan pasti cinta ini

Walau tlah terpisah waktu, kau kan mampu kembali dalam pelukku
Senyummu, setiamu, jadikan kisah indah ku

Kau yang selalu ku tunggu
Jangan berhenti, kau yakinkan pasti cinta ini
Walau dunia tak selalu indah surgawi
Jangan berhenti kau yakinkan pasti cinta ini"


On the bus swift slowly, so live your life, take a chance, get your dreams.
Right here love and pray for you, as always :)
happy birthday for you.
my best gift for you has not delivered yet.
Just God save you. amiin.

*this night I become mellow, actually.

Jumat, 06 Mei 2011

Pernah Suatu Kali

Pernah suatu kali
kita tidak bertemu
karena
kamu tidak datang hari itu.
Pernah suatu kali
kita tidak bertemu
karena
aku sengaja tidak datang saat itu.
Pernah suatu kali
kita tidak bertemu
karena
kita tidak datang di saat yang bersamaan.
Pernah suatu kali
kita tidak bertemu
karena
kita tidak mau.
Namun pernah suatu kali
kita tidak bertemu
bukan karena
kita tidak mau,
tapi
karena
saat itulah,
perpisahan.
Babak baru
pun
dimulai.
Nanti.

Jogjakarta, dini hari - Langit Galau,

Sabtu, 01 Januari 2011

happy new year!

... happy new year 2011.
semoga banyak hal-hal ajaib di 2011, banyak hal-hal hebat dan amazing yang ngebuat perubahan-perubahan dalam proses hidup ini.
amiinn